BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

header-ad

Berita Utama

Berita Utama

Berita Pilihan

Berita Pilihan

Kegiatan Binawasa

Binawasa/block-2/#e89319

Kegiatan Binamuda

Bina Muda/block-2/#0099cc

Berita Foto

Berita Foto/block-3/#72347d

Dewan Kerja Daerah

Dewan Kerja/block-1/#2adca1

Satuan Karya Pramuka

Satuan Karya/block-7/#00bfff

In Memorian

In Memorian/block-8/#E74C3C

Humas & Informatika

Humas & Informatika/block-9/#2874A6

BERITA KWARTIR CABANG

Kwartir Cabang/block-4/#F4D03F

Surat Edaran

Surat Edaran/block-6/#E74C3C

Unduhan

Unduhan/block-6/#E74C3C

Kegiatan Gugusdepan

Kegiatan Gudep/block-5/#5499C7

Opini

Opini/block-7/#E74C3C

Fokus Lomba Tingkat Pramuka

Lomba Tingkat

Latest Articles

Kursus Keterampilan Kepramukaan Kwarcab Pekanbaru Ditutup, Ini Pesan Ketua Kwarda Riau

Sambutan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Riau Kak Drs. H. Irwan Nasir., M.Si pada penutupan Kursus Keterampilan Kepramukaan sekaligus menutup kegiatan.




Pekanbaru - Sebanyak 31 pembina Pramuka dari golongan Siaga, Penggalang, dan Penegak dinyatakan lulus Kursus Keterampilan Kepramukaan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru Tahun 2026. Kursus tersebut resmi ditutup Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau, Kak Drs. H. Irwan Nasir, M.Si., di Aula Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ahad (25/10/2026).


Dalam laporannya, Pimpinan Kursus Kak M. Kasir menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti 31 peserta, terdiri atas 11 pembina satuan Siaga, 12 pembina satuan Penggalang, dan delapan pembina satuan Penegak.


Kursus dilaksanakan dengan mengacu pada kurikulum pendidikan dan pelatihan kepramukaan sesuai SK Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 047 Tahun 2018, dengan beban pembelajaran sebanyak 36 jam pelajaran.


Menurut Kak Kasir, para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan aktif. Peningkatan kemampuan peserta terlihat dari hasil tes awal dengan nilai rata-rata 44 yang meningkat menjadi 78,56 pada tes akhir.


“Berdasarkan penilaian presensi, keaktifan harian peserta, praktik membina, dan tes akhir, seluruh peserta dinyatakan lulus,” kata Kak Kasir.


Ia merinci, seluruh 11 peserta golongan Siaga dinyatakan lulus. Dewi Rahmayuli, S.Pd., menjadi peserta terbaik dengan nilai 89,86.


Pada golongan Penggalang, 12 peserta juga dinyatakan lulus, dengan Rahmi Elsi sebagai peserta terbaik yang memperoleh nilai 89,80. Sementara itu, delapan peserta golongan Penegak dinyatakan lulus, dengan Elda Tinari Putri meraih predikat peserta terbaik dengan nilai 80,33.


Kak Kasir berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama kursus dapat diterapkan dalam kegiatan pembinaan, pengelolaan, serta pengembangan gugus depan masing-masing.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru atas dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.


Target seluruh gugus depan terakreditasi pada 2027


Mewakili Ketua Kwarcab Kota Pekanbaru, Wakil Ketua Bidang Binawasa Kak Delimarnis mengingatkan para peserta agar tidak ragu berkoordinasi dengan Kwarcab apabila menghadapi kendala dalam menjalankan tugas pembinaan.


“Kami dari para pelatih siap membantu kakak-kakak. Kalau ada yang masih sulit, sampaikan saja ke Kwarcab,” ujarnya.


Kak Delimarnis menegaskan, peningkatan kompetensi pembina menjadi bagian penting dari upaya Kwarcab Pekanbaru meningkatkan kualitas gugus depan. Ia menyebutkan bahwa Kwarcab telah melaksanakan Kursus Mahir Dasar (KMD) bagi kepala sekolah beberapa bulan sebelumnya.


Ia juga menyampaikan target yang diamanahkan Ketua Kwarcab agar seluruh gugus depan di Kota Pekanbaru terakreditasi pada 2027.


“Semua itu bisa terwujud melalui kerja sama kita bersama. Jangan berhenti, teruslah belajar dan teruslah menambah potensi diri,” pesannya


Dalam arahannya, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Riau, Kak Drs. H. Irwan Nasir, M.Si., menegaskan bahwa kursus keterampilan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kapasitas pembina Pramuka. Melalui pelatihan, pembekalan, dan praktik, peserta diharapkan semakin siap menjalankan tugas pembinaan di gugus depan.


Menurutnya, ilmu dan keterampilan yang diperoleh tidak boleh berhenti setelah kursus selesai. Para pembina perlu terus belajar dan mengembangkan kompetensi agar mampu memberikan pembinaan yang berkualitas kepada peserta didik.


“Untuk menjadi sumber daya manusia yang unggul, kita perlu terus meningkatkan kompetensi masing-masing. Dunia saat ini penuh dengan kompetisi. Kita harus mengasah dan meningkatkan kemampuan agar dapat menyesuaikan diri dalam persaingan global,” kata Kak Irwan Nasir.


Ia juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi informasi (IT) di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung pesat.


“Sekarang ini perkembangan IT sangat luar biasa. Jika kita tidak menyesuaikan diri dengan perkembangan tersebut, tentu kita akan ketinggalan,” ujarnya.


Kak Irwan Nasir mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan kursus dan dinyatakan lulus. Ia berharap para pembina mampu menerapkan pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh untuk memperkuat kualitas pembinaan kepramukaan di Kota Pekanbaru.


Kegiatan kemudian ditutup secara resmi oleh Kak Irwan Nasir. Penutupan ini sekaligus menjadi momentum bagi para pembina untuk melanjutkan proses belajar dan berkontribusi dalam mewujudkan gugus depan yang berkualitas, kompeten, serta mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.


Penulis: Kak Rasid Ahmad


Dokumentasi



Sambutan Wakil Ketua Kwarcab Bidang Binawasa Kak Delimarnis pada penutupan Kursus Keterampilan Kepramukaan.

Laporan pimpinan kursus Kak M. Kasir pada penutupan Kursus Keterampilan Kepramukaan Kwarcab Pekanbaru.

















Pengurus Mabiran, Kwarran dan LPK Limapuluh Resmi Dilantik, Ini Pesan Ketua Kwarcab Kota Pekanbaru

 



Pelantikan Majelis Pembimbing Ranting Limapuluh, Kwartir Ranting dan Lembaga Pemeriksa Keuangan gerakan Pramuka limapuluh oleh ketua Kwarcab Kota Pekanbaru diwakili oleh Waka Kwarcab bidang Abdimasgana LH kak Zarman Candra, Sstp., M.Si




Kwardariau.or.id, Pekanbaru - Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Limapuluh menjadi kwartir ranting pertama di antara empat Kwarran di Kota Pekanbaru yang telah habis masa baktinya, yang melaksanakan Musyawarah Ranting (Musran) sekaligus pelantikan kepengurusan baru.


Pelantikan Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) dan pengurus Gerakan Pramuka Limapuluh dilakukan oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru, yang diwakili Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat dan Penanggulangan Bencana (Abdimasgana) serta Lingkungan Hidup, Kak Zarman Candra.


Pada kesempatan yang sama, Ketua Mabiran Limapuluh, Kak Edi Wardila, melantik Ketua Kwarran beserta pengurus dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Kwarran Limapuluh. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pembukaan Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Dua (LT-II) Kwarran Limapuluh Tahun 2026.


Kak Zarman mengapresiasi langkah Kwarran Limapuluh yang telah menuntaskan Musran dan pelantikan kepengurusan lebih awal dibandingkan tiga Kwarran lainnya yang juga telah habis masa baktinya.


“Saya ucapkan selamat dan selamat sekali lagi kepada Mabiran, pengurus Kwarran, dan LPK Kwarran,” ujar Kak Zarman," Jumat (16/10/2026).


Menurutnya, terlaksananya Musran dan pelantikan tersebut tidak terlepas dari dukungan moril maupun materil Camat selaku Ketua Mabiran, serta kolaborasi yang terjalin antara Mabiran dan Kwarran.


Dukungan tersebut, kata dia, menjadi modal penting untuk menggerakkan organisasi dan memperkuat pembinaan kepramukaan di tingkat kecamatan.


Pembinaan Gugus Depan Harus Jadi Prioritas


Di hadapan pengurus yang baru dilantik, Kak Zarman mengingatkan bahwa tugas dan tanggung jawab kwartir ranting bukanlah pekerjaan ringan. Diperlukan kerja keras, keseriusan, kesungguhan, dan semangat pantang menyerah agar pembinaan serta pengembangan Gerakan Pramuka berjalan sesuai harapan.


Kwarran memiliki tanggung jawab mengelola Gerakan Pramuka di tingkat ranting, membina organisasi gugus depan, membangun hubungan dengan Mabiran dan masyarakat, serta menjalin kerja sama dengan instansi pemerintah maupun swasta di tingkat kecamatan. Kwarran juga berkewajiban menjalankan keputusan organisasi dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban sesuai ketentuan Gerakan Pramuka.


Dari berbagai tugas tersebut, Kak Zarman secara khusus menekankan pentingnya pembinaan gugus depan sebagai satuan organisasi terdepan penyelenggara pendidikan kepramukaan sekaligus wadah berhimpun anggota muda.


Menurutnya, pembinaan harus dimulai dari penguatan organisasi, termasuk pelaksanaan Musyawarah Gugus Depan , kemudian dilanjutkan dengan penyelenggaraan pendidikan kepramukaan yang aktif dan berkualitas.


“Bila Kwarran mampu melakukan pembinaan gugus depan, saya yakin Pramukanya akan maju dan banyak menghasilkan Pramuka berprestasi sampai Pramuka Garuda,” katanya.


Ia menilai, Limapuluh memiliki potensi besar untuk mengembangkan kegiatan kepramukaan karena banyak gugus depan berpangkalan di satuan pendidikan yang dinilai memiliki potensi baik. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu diikuti dengan aktivitas kepramukaan yang terarah dan berkelanjutan.


“Kalau sekolahnya bagus, Pramukanya juga harus bagus dan aktif, apalagi berada dekat Kwartir Cabang,” ujarnya.


Kak Zarman menegaskan, kemajuan gugus depan akan membawa dampak positif bagi perkembangan organisasi di tingkat ranting hingga cabang.


“Kalau gugus depan maju, kalau gugus depan bergerak, kalau gugus depan aktif, maka Kwarran dan Kwarcab akan merasakan dampak positif dari hasil pembinaan,” katanya.


Ia pun mengingatkan pengurus agar tidak langsung berorientasi pada banyaknya kegiatan tanpa terlebih dahulu membenahi organisasi dan pembinaan di tingkat gugus depan.


“Intinya lakukan pembinaan organisasi dan setelah itu baru pelaksanaan kegiatan,” tambahnya.


Kwarran Diminta Jemput Bola dan Bersinergi


Selain penguatan pembinaan, Kak Zarman berharap Camat Limapuluh sekaligus Ketua Mabiran, Kak Edi Wardila, terus memberikan dukungan moril dan materil bagi pengembangan Gerakan Pramuka di wilayahnya.


Ia menyebutkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kegiatan kepramukaan di Kecamatan Limapuluh masih belum banyak terlaksana. Padahal, saat itu sudah memasuki Oktober 2026 sehingga diperlukan langkah nyata untuk menggerakkan program kerja yang telah direncanakan.


Karena itu, pengurus Kwarran diminta lebih proaktif membangun komunikasi dengan Camat serta memperluas kerja sama dengan berbagai pihak.


“Kwarran harus jemput bola ke Camat dan sinergi dengan berbagai pihak untuk berbagai kegiatan kepramukaan yang inovatif, berdampak kepada masyarakat dan mendukung program Pemerintah Kota Pekanbaru,” pesannya.


Ia berharap kepengurusan baru mampu menerjemahkan amanah organisasi menjadi program nyata, bukan sekadar menyelesaikan agenda seremonial. Pembinaan yang konsisten diharapkan dapat melahirkan gugus depan yang aktif, anggota Pramuka yang berprestasi, serta kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Selamat mengemban amanah, Kakak-kakak semua. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kemudahan, kelancaran, dan keberkahan kepada kita semua,” ucap Kak Zarman.


LT-II Limapuluh Resmi Dibuka


Rangkaian kegiatan juga ditandai dengan pembukaan Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Dua (LT-II) Kwarran Limapuluh Tahun 2026.


Kak Zarman mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang mengikuti perlombaan tersebut. Ia berharap LT-II menjadi ruang bagi Pramuka Penggalang untuk memperoleh pengalaman, mengembangkan keterampilan, memperkuat kerja sama regu, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.


“Selamat mengikuti LT-II. Semoga mendapatkan pengalaman yang berharga dan prestasi di kegiatan ini,” katanya.


Dengan mengucapkan basmalah, Kak Zarman secara resmi membuka kegiatan tersebut.


“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahiim, Lomba Tingkat II Kwarran Gerakan Pramuka Limapuluh Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucapnya.


Pelantikan pengurus dan pembukaan LT-II ini diharapkan menjadi momentum bagi Kwarran Limapuluh untuk memperkuat organisasi, mengaktifkan pembinaan gugus depan, serta menghadirkan kegiatan kepramukaan yang lebih terarah, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.


Penulis: Rasid Ahmad


Dokumentasi 























Workshop Nasional Gerakan Pramuka Scouting Impact Summit resmi dibuka, berikan Kontribusi yang nyata, berdampak bagi Gerakan Pramuka



 

 

Kwardariau.or.id - Pekanbaru ,Ketua Kwartir Daerah Riau Drs. H. Irwan, M.Si membuka kegiatan Workshop Nasional Gerakan Pramuka Berdampak Scouting Impact Summit Sabtu, 26/9/2026.


Kegiatan dilakukan secara daring yang dilaksanakan pada tanggal 26-27 September 2026 diikuti Anggota Pramuka baik peserta didik maupun orang Dewasa dari Kwartir Cabang se-Daerah Riau dan hampir seluruh Kwartir Daerah se-Indonesia.


Kegiatan ini dipelopori dan perdana dilaksanakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Riau melalui Bid. Pengabdian Masyarakat dan Lingkungan Hidup, kedepannya akan menjadi kegiatan rutin.


Laporan Ketua Panitia oleh Wakil Ketua Bid. Abdimas LH kak Helfandi menyampaikan awal dari kegiatan ini alokasi kuota 100 orang, tetapi karena antusias peserta dibuka kembali sehingga menjadi 300 orang dari 21 Kwartir se- Indonesia.


"Hari ini kita tidak berbicara tentang pramuka yang berkegiatan, tetapi kita ingin pramuka yang berdampak. Pramuka yang tidak berhenti pada kegiatan seremonial, aktif disatuannya saja tetapi mampu memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat".


Ketua Kwarda Riau dalam sambutannya menyampaikan kehadiran peserta dari berbagai Kwartir Cabang, Kwartir Daerah se-Indonesia menunjukan bahwa semangat kepramukaan tidak mengenal batas wilayah, kita semua memiliki tujuan yang sama yaitu menjadikan Gerakan Pramuka semakin relevan, semakin aktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


" Anggota Pramuka adalah Influencer ketika sikapnya mampu menginspirasi, ketika perkataanya mampu mengajak kepada kebaikan, ketika tindakannya mampu memberikan contoh, dan ketia pengabdiannya mampu memberikan perubahan bagi lingkungan sekitarnya".


Karena itu setiap Anggota Pramuka mampu memiliki tanggung jawab untuk menjadi influencer yang fositif, inspiratif dan berdampak. Pintanya. (Humaskwarda)